May 10, 2016

Indikator Keluarga Sadar Gizi Kadarzi




Apa itu keluarga sadar gizi ?

Keluarga sadar gizi adalah keluarga yang mampu mengenali dan mengatasi masalah gizi serta menerapkan prilaku sadar gizi yang baik untuk anggota keluarganya. Perilaku sadar gizi adalah pengetahuan, sikap dan praktek keluarga untuk mewujudkan keadaan gizi yang baik meliputi menimbang berat badan secara teratur, mengkonsumsi makanan seimbang dan berperilaku hidup sehat.

Kadarzi adalah keluarga yang seluruh anggota keluarganya melakukan gizi seimbang, mampu mengenali masalah kesehatan dan gizi bagi setiap anggota keluarganya, dan mampu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah gizi yang dijumpai oleh anggota keluarganya. Suatu keluarga disebut KADARZI apabila telah berperilaku gizi yang baik secara terus menerus.


Makanan seimbang adalah susunan makanan yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah aman atau bebas dari bahan tambahan zat berbahaya seperti zat pengawet dan pemanis buatan, pestisida, makanan yang telah kadaluarsa atau makanan basi (sudah berubah warna, berbau dan berlendir). 

Kapankah sebuah keluarga disebut KADARZI?
Apabila memenuhi syarat-syarat berikut :
    Keluarga bisa memantau berat badan secara teratur.
    Keluarga bisa makan beraneka ragam makanan.
    Keluarga bisa mengkonsumsi garam beryodium.
    Keluarga bisa memberikan hanya Air Susu Ibu (ASI) saja kepada bayi sejak lahir sampai bayi berumur 6 bulan.
    Keluarga bisa mendapatkan dan memberikan suplementasi gizi bagi anggota keluarganya yang membutuhkan.

Mengapa perlu memantau berat badan secara teratur?
Berat badan merupakan petunjuk yang baik untuk keadaan gizi dan kesehatan.  Perubahan berat badan menunjukan perubahan konsumsi makanan dan atau gangguan kesehatan. Menimbang berat badan sangat mudah dan dapat dilaksanakan dimana saja. Perubahan berat badan seseorang menggambarkan perubahan konsumsi makanan atau adanya gangguan kesehatan.

Menimbang berat badan dapat dilakukan dimana saja. Berat badan yang meningkat menunjukkan asupan yang berlebih atau menderita sakit. Sebaliknya, berat badan yang menurun menunjukkan asupan yang kurang ataupun menderita sakit. Menimbang berat badan sebaiknya dilakukan secara teratur setiap bulan sekali.

Berat badan normal dapat diketahui dengan cara membandingkan hasil pengukuran dengan tabel : BB/umur ataupun IMT(  hubungi puskesmas terdekat).

Siapa saja yang perlu ditimbang??
Semua orang baik laki-laki maupun perempuan, sejak usia bayi sampai usia lanjut termasuk ibu hamil.

Bagaimana memantau berat badan balita??

penimbangan balitaBalita dapat ditimbang di rumah atau di posyandu maupun ditempat lainnya secara teratur setiap bulan, kemudian data berat badan tersebut kemudian dimasukkan kedalam Kartu Menuju Sehat (KMS). Jika grafik berat badan pada KMS naik sesuai grafik pertumbuhannya, berarti anak sehat. Tetapi jika grafik berat badan pada KMS tidak naik, berarti ada penurunan konsumsi makanan atau adanya gangguan kesehatan yang perlu ditindak lanjuti oleh keluarga atau meminta bantuan petugas kesehatan.

Keluarga mampu mengatasi masalah, baik dilakukan sendiri maupun dibantu petugas.

Mengapa perlu makanan beraneka ragam?
Tidak ada satu jenis makanan pun yang mengandung zat gizi secara lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan gizi. * Aneka ragam makanan menyediakan kebutuhan semua zat bagi tubuh. * Untuk bisa memenuhi semua kebutuhan zat gizi, makanan sehari-hari terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayur dan buah. * Aneka ragam, bahan makanan ilmiah dan segar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi serat yang penting untuk tubuh.

Tubuh manusia memerlukan zat gizi (energi, lemak, vitamin, protein dan mineral) sesuai kebutuhan.
Tidak ada satupun jenis bahan makanan yang lengkap kandungan gizinya.
Mengkonsumsi makanan beraneka ragam yang mengandung sumber zat tenaga (makanan pokok: nasi, jagung, ubi, dll) zat pembangun (lauk pauk: daging, ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan lainnya) dan zat pengatur (sayur dan buah).

Selalu menggunakan garam beryodium.
Zat yodium diperlukan tubuh setiap hari. * Bahan makanan dan air minum yang biasa kita dikonsumsi biasanya miskin zat yodium. *Gangguan akibat kekurangan yodium menimbulkan penurunan kecerdasan dan gangguan pertumbuhan.

Kekurangan zat yodium bisa menimbulkan penurunan kecerdasan dan tumbuh kembang yang dikenal sebagai Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan hanya diberikan ASI saja, karena ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna, bersih dan sehat. ASI saja cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan untuk tumbuh kembang normal. ASI juga praktis dan murah serta dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi, pun bisa menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi. Karena kebutuhan zat gizi pada kelompok bayi, balita, ibu hamil dan ibu menyusui meningkat dan seringkali tidak bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari, maka perlu mengonsumsi suplemen gizi sesuai anjuran.

Memberikan ASI kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan.
ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna, bersih dan sehat * ASI saja cukup memenuhi kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan untuk tumbuh normal. * Praktis dan murah. * Meningkatkan kekebalan tubuh bayi. * Menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi.

Mengkonsumsi suplemen sesuai anjuran
Kebutuhan zat gizi pada kelompok bayi, balita, ibu hamil dan ibu menyusui meningkat dan sering kali tidak bisa dipenuhi hanya dengan makanan sehari-hari. * Suplemen gizi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi Anggota keluarga perlu menimbang berat badan secara teratur karena berat badan merupakan petunjuk yang baik akan keadaan gizi dan kesehatan.

Suplemen zat gizi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi. Kebutuhan suplemen gizi adalah: Kapsul vitamin A untuk bayi dan balita 2 kali setahun (setiap 6 bulan); Kapsul vitamin A untuk ibu nifas 1 kali selama masa nifas; Tablet Fe (zat besi) untuk ibu hamil – 1 tablet setiap hari selama 90 hari. Bagaimana menilai keluarga sudah Sadar Gizi? * Seluruh anggota keluarga berstatus gizi baik. * Tidak ada lagi bayi berat lahir rendah ( < 2500 gram). * Keluarga telah menggunakan garam beryodium. * Semua bayi 0-6 bulan hanya diberi ASI saja. * Semua balita naik berat badannya. * Tidak ada anggota keluarga yang mengalami gizi lebih.


1 comments:

Dean said...

http://gomugomuku.blogspot.co.id/2017/10/keluarga-sadar-gizi-kadarzi.html

Post a Comment

Terima kasih Anda telah berkunjung di blog saya, silahkan menambahkan komentar

Copyright © 2014 Kumpulan Info Kesehatan dan Cara Hidup Sehat . All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.